Kamis, 16 Oktober 2014

Pengaruh Pacaran kepada Kesehatan Remaja

“Masih kecil, jangan pacaran!.” Pasti itu yang sering dikatakan orang tua tempo dulu menasihati anak-anak mereka,tentu saja maksud mereka bukanlah kalo sudah besar boleh. Maksudnya, boleh pacaran jika sudah dewasa dan sudah siap cepat-cepat nikah. Ternyata eh ternyata, nasihat orang tua tempo dulu sudah di akui oleh ilmuwan-ilmuwan modern bro!! dalam penemuan terbaru menunjukkan, semakin dini orang menjalin cinta, maka semakin besar resiko beban kejiwaan, depresi, dan sakit-sakitan. Waduhh bahaya juga yah broo…
Dalam penelitian yang ditulis dalam “Journal of Pain”, peneliti dari Universitas de Montreal, Universitas Hospital Center, dan McGill University menemukan bahwa anak remaja yang sudah mulai berpacaran sejak usia dini lebih banyak mengalami sakit kepala, perut, dan pinggang. Mereka juga lebih banyak mengalami depresi dan stress daripada rekan-rekan mereka yang belum pernah jadian alias JOMBLO bro.
Dr. Isabelle Tremblay, peneliti dari Universitas de Montreal serta Dr. Micheal Sullivan, professor dari McGill University telah melakukan study untuk mengetahui pengaruh menjalin hubungan sejak dini terhadap kesehatan seseorang…. Sebanyak 382 pelajar remaja berumur rata-rata 12 s/d 17 tahun di Kanada direkrut sebagai partisipan penelitian, mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang frekuensi dan intensitas mengalami gangguan emosi serta fisik dan juga usia awal mengenal cinta. Ciee ingat cinta pertama tuhh….
Hasilnya, seseorang  yang mengenal cinta lebih dini cenderung menjadi pribadi yang rapuh, sakit-sakitan, merasa tidak aman, dan mudah depresi. “Gejala itu berkembang dari sejak usia dini lalu remaja hingga dewasa.” Ujar Sullivan seperti dilansir www.sciencedaily.com  pada Kamis, 26 November 2009. Para peneliti sepenuhnya belum mengerti mengapa itu bisa terjadi. Namun, kesimpulan yang dinyatakan para peneliti adalah, hubungan sejak dini seperti remaja, akan memiliki intensitas rasa sakit yang lebih tinggi, terutama jika dia mempunyai hubungan yang buruk dengan pasangannya. Sementara itu, disisi lain, mereka yang belum pernah menjalin hubungan cinta pada usia dini dengan lawan jenisnya cenderung lebih ekspresif dan lebih banyak bersosialisasi dengan teman dan sahabatnya tanpa harus mengalami depresi dan stress…
Nah sekarang jelaskan bro, bahwa pacaran pada usia dini dan belum siap menikah bakal mengalami depresi dan stress. Di agama kita juga diserukan agar kita menjauhi hal ini, seperti yang dicantumkan dalam Al-Qur’an:
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”(Q.S. Al Isra 17:32).
“Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: Hendaklah mereka itu menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya...’ Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya…’.”(Q.S. An Nur 24:30-31).
Menundukkan pandangan yaitu menjaga pandangan, tidak dilepas begitu saja tanpa terkendali sehingga dapat merasakan kelezatan atas birahinya kepada lawan jenisnya yang beraksi. Pandangan dapat dibilang terpelihara jika tidak sengaja melihat lawan jenis kemudian dia berusaha untuk tidak melihatnya lagi dan tidak mengamati kecantikan atau kegantenganya.
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya, “Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu bisa melakukan zina, kedua kaki itu bisa melakukan zina. Dan kesemuanya itu dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin.”(hadist shahih riwayat Imam bukhari dan Imam Muslim).
Jadi, bro and sis hati-hatilah dengan yang namanya “PACARAN!!!!”. Karena pacaran hanya akan menjerumuskan kita kepada lubang kemaksiatan. Waspadalah!! Waspadalah!!. Wabillahi Taufiq Wal Hidayah, Wa Birridho Wal Inayah, Wassalamualaikum Wr. Wb…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar